Diketahui:

Berdasarkan gambar:
Sudut pada posisi A θA=37∘
Sudut pada posisi B θB=53∘
Sudut pada posisi C θC=90∘
Panjang sisi persegi s = 0,2 m
Medan magnetik B = 175 T
Hambatan loop R = 0,14 Ω
Selang waktu dari A ke B Δt = 5 s
Ditanya:
Arus dalam loop I=?
Dijawab:
Menentukan perubahan fluks magnetik
Fluks magnetik merupakan banyaknya garis gaya magnetik B yang menembus suatu luasan daerah tertentu (A) dan dirumuskan dengan persamaan berikut.
ϕ=BAcosθ
Dengan θ adalah sudut antara induksi magnetik terhadap garis normal bidang magnetik.
Karena loop berbentuk persegi, maka luasnya adalah:
A=s2
A=(0,2)2
A=0,04 m2
Fluks magnetik pada posisi A
ϕA=BAcosθA
ϕA=(175)(0,04)cos37∘
ϕA=(175)(0,04)(0,8)
ϕA=5,6 Wb
Fluks magnetik pada posisi B
ϕB=BAcosθB
ϕB=(175)(0,04)cos53∘
ϕB=(175)(0,04)(0,6)
ϕB=4,2 Wb
Perubahan fluks magnetik pada loop ketika berputar dari posisi A ke posisi B
Δϕ=ϕB−ϕA
Δϕ=4,2−5,6
Δϕ=−1,4 Wb
Menentukan GGL induksi pada loop
GGL induksi merupakan laju perubahan fluks magnetik pada kumparan yang dirumuskan dengan persamaan berikut.
ε=−N dtdϕ
Atau
ε=−N ΔtΔϕ=−N Δt(ϕ2−ϕ1)
Tanda negatif menunjukkan arah GGL induksi yang berlawanan dengan fluks magnetik sesuai dengan Hukum Lenz. Jika jumlah lilitan tidak diketahui, persamaan dapat disederhanakan menjadi sebagai berikut.
ε=−ΔtΔϕ
Sehingga, GGL induksi pada loop adalah:
ε=−ΔtΔϕ
ε=−5(−1,4)
ε=0,28 V
Menentukan arus yang mengalir dalam loop
Sesuai dengan hukum Ohm, kuat arus yang mengalir pada suatu penghantar berbanding lurus dengan beda potensialnya. Persamaan hukum Ohm adalah sebagai berikut.
I=RV
atau
I=Rε
Sehingga,
I=Rε
I=0,140,28
I=2 A
Jadi, arus yang mengalir dalam loop adalah sebesar 2 A.