Latihan Fisika Kelas XII Konsep dan Aplikasi Induksi Elektromagnetik
# 8
Pilgan

Perhatikan gambar berikut!

Suatu loop berbentuk persegi dengan panjang sisi 0,2 m berada dalam medan magnetik sebesar 175 T. Jika besar hambatan loop persegi tersebut adalah 0,14 Ohm dan loop berputar dari posisi A ke posisi B dalam waktu 5 s, maka arus yang mengalir dalam loop adalah sebesar ....

Catatan:

A

1 A

B

2 A

C

3 A

D

4 A

E

5 A

Pembahasan:

Diketahui:

Berdasarkan gambar:

Sudut pada posisi A θA=37\theta_A=37^{\circ}

Sudut pada posisi B θB=53\theta_B=53^{\circ}

Sudut pada posisi C θC=90\theta_C=90^{\circ}

Panjang sisi persegi ss = 0,2 m

Medan magnetik BB = 175 T

Hambatan loop RR = 0,14 Ω\Omega

Selang waktu dari A ke B Δt\Delta t = 5 s

Ditanya:

Arus dalam loop I=I=?

Dijawab:

Menentukan perubahan fluks magnetik

Fluks magnetik merupakan banyaknya garis gaya magnetik BB yang menembus suatu luasan daerah tertentu (AA) dan dirumuskan dengan persamaan berikut.

ϕ=BAcosθ\phi=BA\cos\theta

Dengan θ\theta adalah sudut antara induksi magnetik terhadap garis normal bidang magnetik.

Karena loop berbentuk persegi, maka luasnya adalah:

A=s2A=s^2

A=(0,2)2A=\left(0,2\right)^2

A=0,04A=0,04 m2

Fluks magnetik pada posisi A

ϕA=BAcosθA\phi_A=BA\cos\theta_A

ϕA=(175)(0,04)cos37\phi_A=\left(175\right)\left(0,04\right)\cos37^{\circ}

ϕA=(175)(0,04)(0,8)\phi_A=\left(175\right)\left(0,04\right)\left(0,8\right)

ϕA=5,6\phi_A=5,6 Wb

Fluks magnetik pada posisi B

ϕB=BAcosθB\phi_B=BA\cos\theta_B

ϕB=(175)(0,04)cos53\phi_B=\left(175\right)\left(0,04\right)\cos53^{\circ}

ϕB=(175)(0,04)(0,6)\phi_B=\left(175\right)\left(0,04\right)\left(0,6\right)

ϕB=4,2\phi_B=4,2 Wb

Perubahan fluks magnetik pada loop ketika berputar dari posisi A ke posisi B

Δϕ=ϕBϕA\Delta\phi=\phi_B-\phi_A

Δϕ=4,25,6\Delta\phi=4,2-5,6

Δϕ=1,4\Delta\phi=-1,4 Wb

Menentukan GGL induksi pada loop

GGL induksi merupakan laju perubahan fluks magnetik pada kumparan yang dirumuskan dengan persamaan berikut.

ε=N dϕdt\varepsilon=-N\ \frac{d\phi}{dt}

Atau

ε=N ΔϕΔt=N (ϕ2ϕ1)Δt\varepsilon=-N\ \frac{\Delta\phi}{\Delta t}=-N\ \frac{\left(\phi_2-\phi_1\right)}{\Delta t}

Tanda negatif menunjukkan arah GGL induksi yang berlawanan dengan fluks magnetik sesuai dengan Hukum Lenz. Jika jumlah lilitan tidak diketahui, persamaan dapat disederhanakan menjadi sebagai berikut.

ε=ΔϕΔt\varepsilon=-\frac{\Delta\phi}{\Delta t}

Sehingga, GGL induksi pada loop adalah:

ε=ΔϕΔt\varepsilon=-\frac{\Delta\phi}{\Delta t}

ε=(1,4)5\varepsilon=-\frac{\left(-1,4\right)}{5}

ε=0,28\varepsilon=0,28 V

Menentukan arus yang mengalir dalam loop

Sesuai dengan hukum Ohm, kuat arus yang mengalir pada suatu penghantar berbanding lurus dengan beda potensialnya. Persamaan hukum Ohm adalah sebagai berikut.

I=VRI=\frac{V}{R}

atau

I=εRI=\frac{\varepsilon}{R}

Sehingga,

I=εRI=\frac{\varepsilon}{R}

I=0,280,14I=\frac{0,28}{0,14}

I=2I=2 A

Jadi, arus yang mengalir dalam loop adalah sebesar 2 A.