Mobilitas sosial vertikal naik adalah perpindahan status atau kedudukan seseorang dari status yang lebih rendah ke yang lebih tinggi. Untuk mendapatkan status atau kedudukan yang lebih tinggi seseorang harus memiliki sikap rajin, disiplin, dan tekun.
- Contoh karena rajin belajar setelah lulus S2 Mita mendapatkan beasiswa melanjutkan kuliah S3.
- Karena displin bekerja, Pak Veri diangkat menjadi manajer.
- Karena tekun berjualan soto keliling, Pak Tono menjadi pengusaha rumah makan.
Kesimpulannya sikap yang tidak dapat mendorong terjadinya mobilitas sosial vertikal naik adalah gotong-royong.