Setiap kelompok dalam masyarakat pasti memiliki kepentingan yang berbeda-beda. Kepentingan ini dapat menyangkut kepentingan ekonomi, politik, sosial dan budaya. Perbedaan kepentingan inilah yang dapat menyebabkan terjadinya konflik.
Contoh konflik karena perbedaan kepentingan adalah buruh berdemo menuntut pengusaha melakukan kenaikan upah. Kaum buruh memiliki kepentingan yaitu kenaikan upah buruh demi mencapai kehidupan yang lebih baik. Sedangkan para pengusaha juga memiliki kepentingan yaitu menolak kenaikan upah buruh untuk menekan biaya produksi. Perbedaan kepentingan tersebut mengakibatkan konflik yang berujung demo.
Kesimpulannya contoh konflik karena perbedaan kepentingan adalah buruh berdemo menuntut pengusaha melakukan kenaikan upah.