Akhiran -kan dan -i dalam suatu kata kerja bermakna perintah atau imperatif. Penggunaan -kan ini harus disesuaikan dengan konteksnya karena selain akhiran -kan untuk menunjukkan perintah, terdapat akhiran -i yang juga menunjukkan kalimat bermakna perintah sekaligus bermakna memiliki sifat.
Perbedaan yang dapat dilihat dari penggunaan akhiran -i dan -kan adalah, akhiran -i digunakan apabila objek tidak bergerak, sedangkan akhiran -kan digunakan apabila objek bergerak.
Mari kita amati pilihan jawaban tersebut.
- Geraki kedua kaki dengan gerakkan menendang di dalam air. → Kata geraki seharusnya gerakkan karena kaki merupakan objek bergerak sehingga menggunakan akhiran -kan.
- Basahkan punggung tangan dengan mengalir. → Kata basahkan seharusnya basahi karena punggung tangan dalam prosedur tersebut tidak bergerak sehingga seharusnya menggunakan akhiran -i.
- Obatkan lutut yang terluka dengan menetesi obat merah. → Kata obatkan seharusnya obati karena lutut dalam teks prosedur tersebut tidak bergerak sehingga seharusnya menggunakan akhiran -i. Lalu kata menetesi seharusnya meneteskan karena obat merah di situ bergerak dari dalam botol ke lutut yang terluka dalam bentuk tetesan.
- Awali langkah dengan mengoleskan mentega di atas loyang. → Penggunaan awali dan mengoleskan sudah sesuai dengan penggunaannya.
Sehingga, yang menggunakan akhiran -i dan -kan yang benar adalah kalimat
Awali langkah dengan mengoleskan mentega di atas loyang.