Diketahui:
Medan listrik cahaya pertama EA = E
Medan listrik cahaya kedua EB = 2E
Sudut antara sumbu transmisi analisator dengan sumbu transmisi polarisator (θ)=30o
Ditanya:
Perbandingan medan listrik cahaya pertama dan kedua yang diteruskan analisator E2BE2A=?
Jawaban:
Teknik yang umum untuk menghasilkan cahaya terpolarisasi adalah menggunakan polaroid, yang akan meneruskan gelombang-gelombang yang arah getarnya sejajar dengan sumbu transmisi dan menyerap gelombang-gelombang pada arah getar lainnya. Polaroid yang biasa digunakan berjumlah dua dimana polaroid pertama disebut sebagai polarisator dan polaroid kedua disebut sebagai analisator.
Cahaya terpolarisasi yang masih mempunyai kuat medan listrik belum berubah menuju menuju ke analisator (sudut antara sumbu transmisi analisator dengan sumbu transmisi polarisator adalah (θ). Di analisator, semua komponen E yang tegak lurus sumbu transmisi analisator diserap, hanya komponen E yang sejajar sumbu analisator yang diteruskan. Kuat medan listrik yang diteruskan oleh analisator adalah sebagai berikut,
E2=Ecosθ
sehingga perbandingan medan listrik yang diteruskan analisator adalah,
E2BE2A=EBcosθEAcosθ
E2BE2A=EBEA
E2BE2A=2EE
E2BE2A=12
Jadi, perbandingan medan listrik cahaya pertama dan kedua yang diteruskan analisator adalah 2 : 1.