Peristiwa pasang-surut tidak hanya dipengaruhi oleh gaya gravitasi bulan dan matahari. Posisi di permukaan bumi, bentuk dasar laut, serta struktur pantai juga memengaruhi pasang-surut air laut. Oleh karena itu, pola pasang-surut di setiap tempat mungkin berbeda dan tidak selalu mengalami dua kali pasang-surut dalam sehari.
Berdasarkan pola hariannya, peristiwa pasang-surut dibagi menjadi tiga tipe berikut.
- Tipe semidiurnal, yaitu pasang-surut terjadi dua kali dalam sehari. Tinggi kedua pasang-surut tidak jauh berbeda.
- Tipe diurnal, yaitu pasang-surut yang terjadi hanya satu kali dalam sehari.
- Tipe campuran (mixed), yaitu pasang-surut terjadi dua kali dalam sehari, tetapi perbedaan tinggi keduanya cukup jauh.
Jadi yang tidak termasuk tipe pasang-surut adalah tipe dinamik.