Menurut hukum Hardy Weinberg untuk alel ganda pada golongan darah disimbolkan sebagai berikut:
IA = p ; IB = q ; IO = r.
Rumus frekuensi alel ganda pada golongan darah.
p + q + r = 1
(p + q + r)² = 1
p² + 2pr + q² + 2qr + 2pq + r² = 1
Maka frekuensi genotipe pada golongan darah manusia dirumuskan sebagai berikut.
- Golongan A : IAIA = p² dan IAIO = 2pr
- Golongan B : IBIB = q² dan IBIO = 2qr
- Golongan AB : IAIB = 2pq
- Golongan O : IOIO = r²
Frekuensi genotipe golongan darah O adalah r2.
r2=10.0001.600=0,16
r=0,4
maka
p+q+0,4=1
p=0,6−q
Frekuensi genotipe AB adalah 2pq
2pq=10.000900=0,09
pq=0,045
(0,6−q)q=0,045
q2−0,6q+0,045=0
dengan menggunakan rumus ABC diperoleh q1 = 0,51 atau q2 = 0,09.
q adalah frekuensi alel B dan diketahui pada soal bahwa frekuensi alel A (p) lebih besar, maka nilai q yang digunakan adalah q = 0,09.
Jadi p = 0,51 ; q = 0,09 ; r = 0,4
Frekuensi genotipe A adalah p2 dan 2pr
p2+2pr=(0,51)2+2(0,51)(0,4)=0,6681
Golongan darah A =0,6681×10.000=6.681
Jumlah yang tidak bergolongan darah A =10.000−6.681=3.319