Langkah-langkah mencari daerah penyelesaian dari pertidaksamaan kuadrat dua variabel adalah sebagai berikut.
Langkah pertama adalah melukis kurva pembatas
kurva pembatas pada pertidaksamaan di atas adalah 4x2+9y2=36
Dikarenakan kurva pembatas adalah kurva elips, maka cara melukis kurva pembatas dengan mencari titik pusat dan titik-titik potongnya.
4x2+9y2=36 dapat diubah ke bentuk umum elips yaitu 9x2+4y2=1
Titik pusat kurva di atas adalah (0,0) karena memiliki bentuk umum a2x2+b2y2=1
Titik potong sumbu y
x=0, maka
4(0)2+9y2=36
0+9y2=36
9y2=36
y2=4
y=±2
sehingga diperoleh titik potong (0,−2) dan (0,2)
titik potong sumbu x
y=0, maka
4x2+9(0)2=36
4x2+0=36
4x2=36
x2=9
x2=±3
sehingga diperoleh titik potong (−3,0) dan (3,0)
Selanjutnya, lukis kurva pembatas dengan ketentuan:
Jika pertidaksamaan memuat tanda < atau > , maka kurva pembatasnya digambar dengan garis putus-putus
Jika pertidaksamaan memuat tanda ≤ atau ≥ , maka kurva pembatasnya digambar dengan garis penuh.
Pada pertidaksamaan di atas memuat tanda > sehingga kurva pembatasnya berupa garis putus-putus.
Langkah kedua adalah melukis daerah penyelesaian
Perhatikan tanda koefisien y2 dan tanda pertidaksamaan
Jika koefisien y2 >0 maka bernilai positif (+)
Jika koefisien y2<0 maka bernilai negatif (−)
Jika tanda pertidaksamaan berupa > atau ≥ maka bernilai positif (+)
Jika tanda pertidaksamaan berupa < atau ≤ maka bernilai negatif (−)
Lakukan perkalian tanda koefisien dengan tanda pertidaksamaan
(+)×(+)=(+), maka diarsir di luar kurva pembatas
(−)×(−)=(+), maka diarsir di luar kurva pembatas
(+)×(−)=(−), maka diarsir di dalam kurva pembatas
(−)×(+)=(−), maka diarsir di dalam kurva pembatas
Dengan demikian,
pada pertidaksamaan di atas koefisien y2 >0 dan tanda pertidaksamaan berupa >, maka hasil kalinya
(+)×(+)=(+), maka diarsir di luar kurva pembatas
Sehingga diperoleh daerah penyelesaian seperti berikut
