Leu

(Sumber: freepik.com)
Leu adalah lebah madu yang tinggal di perbukitan Batang, Jawa Tengah. Sebagai anak sulung dari sepuluh bersaudara, ia selalu berusaha menjaga kerukunan adik-adiknya yang hampir setiap hari bertengkar.
Suatu hari, Leu mengumpulkan mereka. “Di depan kalian ada satu ranting kayu dan satu ikat ranting kayu yang sengaja kakak ikat, siapa di antara kalian yang bisa mematahkan ranting-ranting ini?” tanyanya.
Adik bungsu mencoba, satu ranting mudah dipatahkan. “Ini sangat mudah untuk aku lakukan,” katanya. Namun, saat diberi satu ikat ranting, ia gagal dan menyerah. Adik kedua hingga kesembilan pun mencoba, tetapi hasilnya sama—tidak ada yang mampu mematahkan ikatan ranting itu.
Leu pun berkata, “Hiduplah seperti ranting yang terikat menjadi satu. Jika kita rukun, kita akan kuat. Sebaliknya, jika sering bertengkar, kita akan rapuh.”
Mendengar itu, adik-adiknya terdiam, menyesali sikap mereka, lalu saling meminta maaf dan berjanji untuk hidup rukun bersama.
(Sumber: repositori.kemendikdasmen.go.id, dengan penyesuian)