Contoh Soal TKA

Bahasa Indonesia SMP

Persiapan TKA: Peta Terpercaya Menuju Sukses Ujian

Menghadapi Tes Kompetensi Akademik (TKA) tidak lagi harus membingungkan. Kejarcita menghadirkan program Persiapan TKA yang dirancang khusus sebagai "peta dan kompas" bagi sekolah untuk mempersiapkan ujian dengan akurat. Kami mengintegrasikan teknologi dan strategi untuk memastikan guru dan siswa melangkah dengan penuh keyakinan. Melalui program ini, Guru dapat mengoptimalkan strategi pengajaran dengan memahami tren pola soal dan tingkat kesulitan TKA secara mendalam. Di sisi lain, Siswa diajak untuk mengenal kekuatan diri melalui latihan yang terfokus pada area pengembangan yang paling krusial.

Keunggulan Utama Kami:

  • Bank Soal Komprehensif: Ribuan soal TKA asli dan terbaru dengan pembahasan mendalam untuk mengasah kemampuan analitis.
  • Simulasi Realistis: Platform tryout dengan sistem dan tampilan yang menyerupai ujian aslinya, membantu siswa beradaptasi dengan tekanan waktu.
  • Teknik & Strategi: Pelatihan khusus untuk menguasai manajemen waktu dan ketajaman dalam menjawab soal tanpa terjebak.
Lengkapi sekolah dengan persiapan yang terukur dan efektif. "Dengan mengetahui medan, langkah kita menjadi lebih mantap".

    1.

    Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental di Masa Remaja

    (Sumber: www.freepik.com)

    Masa remaja adalah periode transisi yang penuh tantangan. Perubahan fisik dan emosional yang cepat seringkali membuat remaja merasa bingung dan cemas. Tekanan dari teman sebaya, tuntutan akademik, dan harapan orang tua dapat menambah beban mental. Oleh karena itu, penting bagi remaja untuk belajar mengenali dan mengelola stres dengan cara yang sehat, seperti berolahraga, berbicara dengan orang yang dipercaya, atau melakukan hobi yang menyenangkan. 

    Selain itu, dukungan dari keluarga dan lingkungan sekitar sangat berperan dalam menjaga kesehatan mental remaja. Penting bagi orang tua dan pendidik untuk menciptakan komunikasi yang terbuka dan mendengarkan perasaan remaja tanpa menghakimi. Dengan pendekatan yang penuh perhatian dan kasih sayang, remaja dapat merasa dihargai dan didukung dalam menghadapi tantangan hidup mereka.

    Pentingnya menjaga kesehatan mental juga berkaitan dengan peningkatan kualitas hidup secara keseluruhan. Remaja yang memiliki kesehatan mental yang baik cenderung memiliki hubungan sosial yang lebih harmonis, prestasi akademik yang lebih baik, dan tingkat stres yang lebih rendah. Oleh karena itu, upaya untuk menjaga kesehatan mental harus menjadi prioritas bagi setiap individu, keluarga, dan masyarakat.

    (Sumber: kumparan.com)

    Strategi yang paling tepat untuk membantu remaja mengelola stres dalam teks di atas adalah ….

    A

    mengatur waktu dengan cara berbeda tetapi tetap memprioritaskan tugas akademik

    B

    menyusun jadwal kegiatan harian dengan aktivitas yang bervariasi agar tetap produktif

    C

    mengelola stres melalui kegiatan menyehatkan dan berbagi perasaan dengan orang terpercaya

    D

    mendiskusikan masalah dengan teman sebaya tetapi tetap memperhatikan saran orang dewasa

    Pembahasan:

    Teks di atas berisi informasi tentang pentingnya menjaga kesehatan mental remaja. Teks ini menjelaskan bahwa remaja dapat merasa stres atau cemas dan dapat mengelolanya dengan cara sehat. Dukungan keluarga dan lingkungan juga berperan penting menjaga kesehatan mental remaja.

    Strategi yang paling tepat untuk membantu remaja mengelola stres dalam teks di atas adalah mengelola stres melalui kegiatan menyehatkan dan berbagi perasaan dengan orang terpercaya. Strategi ini sesuai teks karena membantu remaja menghadapi stres dengan cara yang sehat dan mendapatkan dukungan dari orang terdekat. Remaja dianjurkan mengelola stres dengan berolahraga, berbicara dengan orang yang dipercaya, atau melakukan hobi yang menyenangkan untuk menjaga kesehatan mental. Jawaban lain dirasa kurang tepat karena alasan sebagai berikut.

    • mengatur waktu dengan cara berbeda tetapi tetap memprioritaskan tugas akademik → tidak tepat. Teks di atas lebih menekankan strategi sehat, bukan sekadar tugas akademik.
    • menyusun jadwal kegiatan harian dengan aktivitas yang bervariasi agar tetap produktif → tidak tepat. Teks di atas menekankan olahraga, hobi, dan berbagi perasaan sebagai strategi utama.
    • mendiskusikan masalah dengan teman sebaya tetapi tetap memperhatikan saran orang dewasa → tidak tepat. Strategi ini berkaitan dengan teks karena menyebut teman dan dukungan untuk mengelola stres, tetapi bukanlah strategi utama yang disarankan.

    Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah adalah mengelola stres melalui kegiatan menyehatkan dan berbagi perasaan dengan orang terpercaya.

    2.

    Perhatikan kedua teks berikut!

    Teks 1

    Pengalaman Naik Kereta

    (Sumber: www.freepik.com)

    Perjalanan dari Jakarta ke Malang aku tempuh dengan kereta selama 17 jam. Dari Stasiun Pasar Senen, suasana kereta sudah ramai, tetapi tetap tertib. Kursi yang kupilih berhadapan dengan penumpang lain, membuat kami akhirnya saling berkenalan dan berbincang sepanjang jalan.

    Di dalam kereta, nuansa terasa nyaman. Hujan turun membasahi kaca jendela hingga berembun. Lantunan lagu Jawa terdengar pelan, menambah kesyahduan perjalanan. Malam hari, sebagian besar penumpang tertidur sehingga kereta semakin hening.

    Meski lama, perjalanan itu tidak membosankan. Aku bisa menikmati pemandangan, mendengar cerita dari penumpang lain, hingga merasakan ketenangan yang jarang kudapatkan. Pengalaman ini membuatku semakin suka bepergian dengan kereta.

    (Sumber: www.detik.com)

     

    Teks 2

    Petualangan di Hutan Pinus

    (Sumber: www.freepik.com)

    Liburan semester lalu, sekolahku mengadakan kegiatan berkemah di hutan pinus. Semua siswa kelas delapan ikut serta dengan penuh semangat. Kami mendirikan tenda bersama-sama lalu berkeliling hutan ditemani guru pembina. Udara sejuk dan aroma tanah basah membuat suasana terasa berbeda dari biasanya.

    Malam harinya, kami berkumpul di sekitar api unggun. Kami bernyanyi dan mendengar cerita guru. Namun tiba-tiba, lampu senter salah satu teman padam. Suasana menjadi gelap dan membuat beberapa teman panik. Guru segera menenangkan kami lalu mengganti baterai senter itu.

    Keesokan paginya, kegiatan ditutup dengan permainan kelompok sebelum pulang. Pengalaman berkemah ini mengajarkan arti kerja sama, keberanian, serta rasa syukur atas keindahan alam.

    (Sumber: www.detik.com)

    Setelah membaca kedua teks, tiga murid berpendapat sebagai berikut.

    Mega : Kedua pengalaman itu menyenangkan karena kita bisa menikmati suasana berbeda dan memperoleh pengalaman baru.

    Tasya : Saya setuju, tapi Teks 1 menekankan ketenangan dan kesyahduan, sedangkan Teks 2 menekankan keseruan dan kerja sama.

    Sasa : Menurut saya, kedua teks menampilkan kegiatan tokoh, seperti berbincang, mendirikan tenda, dan bernyanyi di sekitar api unggun.

    Pendapat siapa yang paling tepat untuk menggambarkan kesan utama dari kedua teks tersebut?

    Tentukan Setuju atau Tidak Setuju untuk setiap pernyataan berikut!

    Pembahasan:

    Kedua teks tersebut menceritakan pengalaman kegiatan remaja di alam terbuka. Teks 1 menekankan ketenangan dan kesyahduan, sedangkan Teks 2 menekankan keseruan dan kerja sama. Kesan utama dari kedua teks adalah bagaimana pengalaman tersebut memberi suasana berbeda dan pengalaman baru bagi tokohnya.

    • Mega karena menunjukkan kegembiraan dan pengalaman baru yang diperoleh dari kedua kegiatan → tepat. Pernyataan Mega menekankan kesenangan dan pengalaman baru, sesuai dengan kesan utama dalam kedua teks tersebut.
    • Tasya karena membandingkan unsur suasana dan aktivitas dari kedua teks secara lengkap dan tepat → tepat. Pernyataan Tasya menunjukkan perbedaan suasana dan aktivitas di kedua teks secara lengkap.
    • Sasa karena menyoroti kegiatan tokoh dalam kedua teks, meskipun tidak menekankan kesan utama → tidak tepat. Pernyataan Sasa hanya menyoroti aktivitas tokoh, bukan kesan utama dari kedua teks.

    Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah Mega karena menunjukkan kegembiraan dan pengalaman baru yang diperoleh dari kedua kegiatan dan Tasya karena membandingkan unsur suasana dan aktivitas dari kedua teks secara lengkap dan tepat.

    Ingin coba latihan soal dengan kuis online?

    Kejar Kuis
    3.

    Perhatikan kedua teks berikut!

    Teks 1

    Pengalaman Naik Kereta

    (Sumber: www.freepik.com)

    Perjalanan dari Jakarta ke Malang aku tempuh dengan kereta selama 17 jam. Dari Stasiun Pasar Senen, suasana kereta sudah ramai, tetapi tetap tertib. Kursi yang kupilih berhadapan dengan penumpang lain, membuat kami akhirnya saling berkenalan dan berbincang sepanjang jalan.

    Di dalam kereta, nuansa terasa nyaman. Hujan turun membasahi kaca jendela hingga berembun. Lantunan lagu Jawa terdengar pelan, menambah kesyahduan perjalanan. Malam hari, sebagian besar penumpang tertidur sehingga kereta semakin hening.

    Meski lama, perjalanan itu tidak membosankan. Aku bisa menikmati pemandangan, mendengar cerita dari penumpang lain, hingga merasakan ketenangan yang jarang kudapatkan. Pengalaman ini membuatku semakin suka bepergian dengan kereta.

    (Sumber: www.detik.com)

     

    Teks 2

    Petualangan di Hutan Pinus

    (Sumber: www.freepik.com)

    Liburan semester lalu, sekolahku mengadakan kegiatan berkemah di hutan pinus. Semua siswa kelas delapan ikut serta dengan penuh semangat. Kami mendirikan tenda bersama-sama lalu berkeliling hutan ditemani guru pembina. Udara sejuk dan aroma tanah basah membuat suasana terasa berbeda dari biasanya.

    Malam harinya, kami berkumpul di sekitar api unggun. Kami bernyanyi dan mendengar cerita guru. Namun tiba-tiba, lampu senter salah satu teman padam. Suasana menjadi gelap dan membuat beberapa teman panik. Guru segera menenangkan kami lalu mengganti baterai senter itu.

    Keesokan paginya, kegiatan ditutup dengan permainan kelompok sebelum pulang. Pengalaman berkemah ini mengajarkan arti kerja sama, keberanian, serta rasa syukur atas keindahan alam.

    (Sumber: www.detik.com)

    Berdasarkan Teks 1, hal yang membuat suasana perjalanan terasa syahdu adalah …. 

    Pilihlah jawaban yang benar! Jawaban benar lebih dari satu.

    A

    hujan di luar dan lagu Jawa yang terdengar pelan

    B

    perbincangan dengan penumpang lain yang menyenangkan

    C

    heningnya suasana kereta karena semua tertidur

    D

    pemandangan sawah yang terbentang sepanjang perjalanan

    Pembahasan:

    Teks 1 menceritakan perjalanan kereta yang memberikan suasana syahdu dan tidak membosankan. Untuk menjawab soal tersebut, kita perlu membaca teks dengan cermat, memahami elemen yang menciptakan suasana syahdu, dan memilih opsi yang paling sesuai dengan penjelasan teks.

    • hujan di luar dan lagu Jawa yang terdengar pelan → tepat. Hujan dan musik yang lembut menambah kesyahduan suasana. Hal ini tertulis pada paragraf kedua teks tersebut.
    • perbincangan dengan penumpang lain yang menyenangkan → tidak tepat. Teks tersebut menyebutkan adanya interaksi, tetapi ini lebih mengacu ke suasana ramai, tapi tertib, dibandingkan suasana syahdu.
    • heningnya suasana kereta karena semua tertidur → tepat. Keheningan kereta menciptakan suasana tenang dan syahdu. Hal ini juga tertulis pada paragraf kedua teks tersebut. 
    • pemandangan sawah yang terbentang sepanjang perjalanan → tidak tepat. Teks tersebut menyebutkan tentang pemandangan, tetapi ini lebih berkaitan dengan suasana yang tidak membosankan, bukan suasana syahdu.

    Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah hujan di luar dan lagu Jawa yang terdengar pelan dan heningnya suasana kereta karena semua tertidur.

    4.

    Bangkit

    (Sumber: freepik.com)

    Aku berjalan menyusuri lorong malam sepi nan gelap. Pandanganku pada langit tua. Cahaya bintang berkelap-kelip mulai hilang oleh kesunyian malam. Cahaya bulan malam ini begitu indahnya. Hari ini benar-benar hari yang melelahkan. Konflik dengan orang tua karena tidak lulus sekolah. Hari ulang tahun yang gagal dirayakan. Dan hadiah sepeda motor yang terpaksa dikubur dalam-dalam karena tak lulus, belum lagi si adik yang menyebalkan. Teman-teman yang konvoi merayakan kemenangan, sedang aku?

    Angin malam berhembus menebarkan senyumku walau sakit dalam hati mulai mengiris. Sesekali aku menghapus air mataku yang jatuh tanpa permisi. Aku bangkit berdiri dan berjalan menyusuri malam, berdiri menatap air sungai yang mengalir deras. Di sini, di atas jembatan tua ini. Angin sepoi-sepoi menyerang tubuhku. Aku berdiri menatap langit yang bertabur bintang, rasanya tak ada yang penting bagiku sekarang.

    Perlahan-lahan aku berjalan menaiki jembatan dan berdiri bebas. Menutup mata dan tinggal beberapa senti lagi aku akan terjatuh. Aku perlahan mengangkat kaki kananku dan…? Tiba-tiba sosok pemabuk yang menodong pisau padaku tadi, menarik bajuku dan menampar pipiku kuat. Keras sekali tamparannya. “Ini uang dan tasmu! Aku tak butuh! Aku lebih baik mati kelaparan daripada melihat wanita lemah sepertimu.” Ia menarikku turun dan melemparkan tasku di atas tanah. Dan ia berlalu pergi. Aku bangkit dan meraih tasku kembali menyusuri tangga turun.

    (Sumber: scribd.com, dengan penyesuaian)

    Aku bangkit berdiri dan berjalan menyusuri malam, berdiri menatap air sungai yang mengalir deras.

    Makna kalimat tersebut adalah tokoh …. 

    A

    merasa lelah dan mencoba beristirahat

    B

    ingin segera pulang karena merasa takut

    C

    berusaha melupakan masalah dengan berjalan-jalan

    D

    mencoba menenangkan diri dengan menatap sungai

    Pembahasan:

    Teks di atas berisi cerita tentang tokoh utama yang sedang menghadapi kesulitan dan kesepian, sementara teman-temannya melakukan kegiatan bersama. Soal menanyakan mengenai makna kalimat. Untuk menjawab soal tersebut, kita perlu menafsirkan tindakan tokoh untuk menyimpulkan tujuan atau kondisi batinnya.

    • merasa lelah dan mencoba beristirahat → tidak tepat. Pada kalimat tersebut tidak menunjukkan tokoh beristirahat, melainkan masih berjalan.
    • ingin segera pulang karena merasa takut → tidak tepat. Tokoh tidak merasa takut, justru ia berani menyusuri malam sendirian.
    • berusaha melupakan masalah dengan berjalan-jalan → tidak tepat. Kalimat tersebut tidak menunjukkan bahwa tokoh ingin melupakan masalahnya, ia justru merenungi masalahnya.
    • mencoba menenangkan diri dengan menatap sungai → tepat. Tindakan tokoh yang menatap sungai di malam hari menggambarkan upaya menenangkan diri.

    Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah mencoba menenangkan diri dengan menatap sungai.

    Ingin cari soal-soal HOTS?

    Soal HOTS
    5.

    Urbanisasi di Indonesia

    (Sumber: www.freepik.com)

    Urbanisasi adalah perpindahan penduduk dari desa ke kota yang terjadi karena dorongan ekonomi, pendidikan, dan infrastruktur yang lebih baik di perkotaan. Fenomena ini semakin meningkat di Indonesia seiring berkembangnya kota-kota besar yang menawarkan peluang kerja dan fasilitas pendidikan yang lebih lengkap. Perpindahan ini juga dipengaruhi oleh keinginan masyarakat untuk mendapatkan akses layanan kesehatan dan hiburan yang lebih baik.

    Beberapa faktor penyebab urbanisasi antara lain keterbatasan lapangan pekerjaan di desa, rendahnya akses pendidikan, dan harapan hidup yang lebih baik di kota. Dampak urbanisasi, kota menjadi padat penduduk dan menimbulkan masalah sosial seperti kemacetan, perumahan kumuh, dan kesenjangan ekonomi antara desa dan kota. Kondisi ini sering membuat pemerintah kota harus meningkatkan layanan publik dan infrastruktur untuk menampung pertumbuhan penduduk yang cepat.

    Untuk mengurangi dampak urbanisasi, diperlukan peran aktif pemerintah dan masyarakat melalui pemerataan pembangunan, peningkatan kualitas pendidikan, serta penyediaan lapangan pekerjaan yang layak di wilayah pedesaan dan perkotaan. Selain itu, dibutuhkan program kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan potensi desa agar urbanisasi tidak terlalu cepat dan berdampak negatif.

    (Sumber: www.kompasiana.com, dengan penyesuaian)

    Hal paling penting yang dapat dipelajari pelajar dari teks di atas adalah ….

    A

    memahami perlunya peran aktif semua pihak dalam membangun dan memajukan desa

    B

    pentingnya lapangan pekerjaan di kota yang dapat mempekerjakan penduduk desa 

    C

    manfaat besar yang diperoleh penduduk desa dengan pindah ke wilayah perkotaan

    D

    layanan kesehatan di desa belum memadai sehingga penduduk desa perlu ke kota

    Pembahasan:

    Dalam teks tersebut, dijelaskan fenomena urbanisasi di Indonesia, yaitu penyebab urbanisasi, dampak urbanisasi, serta upaya mengatasi dampak. Untuk menemukan pesan utama, kita perlu membaca teks secara utuh kemudian melihat apa yang paling banyak dibahas.

    Pesan dalam teks tersebut adalah urbanisasi memberikan dampak negatif sehingga perlu pemerataan pembangunan, peningkatan pendidikan, penyediaan lapangan kerja, dan pemanfaatan potensi desa. Sebagai pelajar pesan yang dapat diambil adalah belajar pentingnya ikut berperan aktif dalam membangun dan memajukan desa.

    • memahami perlunya peran aktif semua pihak dalam membangun dan memajukan desa → tepat. Pelajar bisa belajar pentingnya ikut berperan memanfaatkan potensi desa untuk mengurangi dampak negatif dari urbanisasi, sehingga masyarakat desa maupun kota lebih sejahtera.
    • pentingnya lapangan pekerjaan di kota yang dapat mempekerjakan penduduk desa → tidak tepat. Hal ini justru membuat kota semakin padat sehingga urbanisasi semakin meningkat.
    • manfaat besar yang diperoleh penduduk desa dengan pindah ke wilayah perkotaan → tidak tepat. Teks tersebut menyoroti dampak negatif urbanisasi, bukan manfaat pindah ke kota.
    • layanan kesehatan di desa belum memadai sehingga penduduk desa perlu ke kota → tidak tepat. Informasi ini tersirat dalam teks, tetapi bukan merupakan pesan utama bagi pelajar.

    Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah memahami perlunya peran aktif semua pihak dalam membangun dan memajukan desa.

    6.

    Urbanisasi di Indonesia

    (Sumber: www.freepik.com)

    Urbanisasi adalah perpindahan penduduk dari desa ke kota yang terjadi karena dorongan ekonomi, pendidikan, dan infrastruktur yang lebih baik di perkotaan. Fenomena ini semakin meningkat di Indonesia seiring berkembangnya kota-kota besar yang menawarkan peluang kerja dan fasilitas pendidikan yang lebih lengkap. Perpindahan ini juga dipengaruhi oleh keinginan masyarakat untuk mendapatkan akses layanan kesehatan dan hiburan yang lebih baik.

    Beberapa faktor penyebab urbanisasi antara lain keterbatasan lapangan pekerjaan di desa, rendahnya akses pendidikan, dan harapan hidup yang lebih baik di kota. Dampak urbanisasi, kota menjadi padat penduduk dan menimbulkan masalah sosial seperti kemacetan, perumahan kumuh, dan kesenjangan ekonomi antara desa dan kota. Kondisi ini sering membuat pemerintah kota harus meningkatkan layanan publik dan infrastruktur untuk menampung pertumbuhan penduduk yang cepat.

    Untuk mengurangi dampak urbanisasi, diperlukan peran aktif pemerintah dan masyarakat melalui pemerataan pembangunan, peningkatan kualitas pendidikan, serta penyediaan lapangan pekerjaan yang layak di wilayah pedesaan dan perkotaan. Selain itu, dibutuhkan program kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan potensi desa agar urbanisasi tidak terlalu cepat dan berdampak negatif.

    (Sumber: www.kompasiana.com, dengan penyesuaian)

    Berdasarkan teks di atas, salah satu tujuan pemerataan pembangunan di desa adalah ….

    Pilihlah jawaban yang benar! Jawaban yang benar lebih dari satu.

    A

    menciptakan lapangan pekerjaan yang layak bagi masyarakat desa

    B

    memperlambat laju perpindahan masyarakat desa ke perkotaan

    C

    meramaikan kota dengan kedatangan penduduk baru dari desa

    D

    mengakibatkan desa tertinggal jauh dibandingkan wilayah perkotaan

    Pembahasan:

    Dalam teks tersebut, dijelaskan fenomena urbanisasi di Indonesia, yaitu penyebab urbanisasi, dampak urbanisasi, serta upaya mengatasi dampak. Untuk menjawab soal tersebut, kita perlu menemukan bagian upaya mengatasi urbanisasi yang menyebut pemerataan pembangunan, kemudian cocokkan dengan tujuan yang sesuai.

    Tujuan utama pemerataan pembangunan di desa adalah untuk mengatasi dampak urbanisasi, yaitu menahan laju perpindahan penduduk ke kota dan memastikan masyarakat desa tetap memiliki lapangan pekerjaan yang layak. Jadi, kita perlu mencari opsi yang berkaitan langsung dengan mengurangi dampak negatif urbanisasi.

    • menciptakan lapangan pekerjaan yang layak bagi masyarakat desa → tepat. Dalam teks tersebut, ditekankan penyediaan lapangan kerja sebagai salah satu tujuan pemerataan pembangunan.
    • memperlambat laju perpindahan masyarakat desa ke perkotaan → tepat. Hal ini sejalan dengan tujuan utama pembangunan agar laju urbanisasi tidak terlalu cepat.
    • meramaikan kota dengan kedatangan penduduk baru dari desa → tidak tepat. Hal ini bertentangan dengan tujuan karena pemerataan pembangunan desa justru untuk menahan perpindahan ke kota.
    • mengakibatkan desa tertinggal jauh dibandingkan wilayah perkotaan → tidak tepat. Bertentangan dengan tujuan pemerataan pembangunan dan bukan merupakan solusi yang dimaksud.

    Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah menciptakan lapangan pekerjaan yang layak bagi masyarakat desa dan memperlambat laju perpindahan masyarakat desa ke perkotaan.

    Ingin cari soal-soal AKM?

    Hubungi Kami
    7.

    Perhatikan kedua teks berikut!

    Teks 1

    Pengalaman Naik Kereta

    (Sumber: www.freepik.com)

    Perjalanan dari Jakarta ke Malang aku tempuh dengan kereta selama 17 jam. Dari Stasiun Pasar Senen, suasana kereta sudah ramai, tetapi tetap tertib. Kursi yang kupilih berhadapan dengan penumpang lain, membuat kami akhirnya saling berkenalan dan berbincang sepanjang jalan.

    Di dalam kereta, nuansa terasa nyaman. Hujan turun membasahi kaca jendela hingga berembun. Lantunan lagu Jawa terdengar pelan, menambah kesyahduan perjalanan. Malam hari, sebagian besar penumpang tertidur sehingga kereta semakin hening.

    Meski lama, perjalanan itu tidak membosankan. Aku bisa menikmati pemandangan, mendengar cerita dari penumpang lain, hingga merasakan ketenangan yang jarang kudapatkan. Pengalaman ini membuatku semakin suka bepergian dengan kereta.

    (Sumber: www.detik.com)

     

    Teks 2

    Petualangan di Hutan Pinus

    (Sumber: www.freepik.com)

    Liburan semester lalu, sekolahku mengadakan kegiatan berkemah di hutan pinus. Semua siswa kelas delapan ikut serta dengan penuh semangat. Kami mendirikan tenda bersama-sama lalu berkeliling hutan ditemani guru pembina. Udara sejuk dan aroma tanah basah membuat suasana terasa berbeda dari biasanya.

    Malam harinya, kami berkumpul di sekitar api unggun. Kami bernyanyi dan mendengar cerita guru. Namun tiba-tiba, lampu senter salah satu teman padam. Suasana menjadi gelap dan membuat beberapa teman panik. Guru segera menenangkan kami lalu mengganti baterai senter itu.

    Keesokan paginya, kegiatan ditutup dengan permainan kelompok sebelum pulang. Pengalaman berkemah ini mengajarkan arti kerja sama, keberanian, serta rasa syukur atas keindahan alam.

    (Sumber: www.detik.com)

    Apa saja persamaan informasi yang ada pada kedua teks tersebut?

    Pilihlah jawaban yang benar! Jawaban benar lebih dari satu.

    A

    Mendeskripsikan rute detail atau jarak tempuh yang dilalui para tokoh.

    B

    Menampilkan interaksi tokoh dengan orang lain selama kegiatan.

    C

    Menggambarkan suasana malam yang dialami tokoh.

    D

    Menyebutkan rincian fasilitas yang digunakan tokoh sepanjang kegiatan.

    Pembahasan:

    Pada kedua teks, diceritakan pengalaman kegiatan remaja di alam terbuka atau perjalanan. Pada keduanya, ditekankan interaksi tokoh dengan orang lain dan suasana sekitar saat kegiatan berlangsung, termasuk bunyi-bunyian yang menyertai aktivitas mereka. Persamaan informasi ini menyoroti aspek sosial dan pengalaman yang dialami tokoh selama kegiatan.

    Untuk menjawab soal tersebut, kita perlu membaca kedua teks dengan cermat, mencari informasi yang muncul di kedua teks, dan memilih opsi yang mencerminkan persamaan isi secara akurat.

    • Mendeskripsikan rute detail atau jarak tempuh yang dilalui para tokoh → tidak tepat. Informasi ini tidak ada pada kedua teks. Pada teks 1, hanya disebutkan rute secara umum, yaitu dari Jakarta ke Malang.
    • Menampilkan interaksi tokoh dengan orang lain selama kegiatan → tepat.  Kedua teks tersebut menampilkan interaksi tokoh, seperti berbincang dengan penumpang kereta lain pada Teks 1; mendirikan tenda, bernyanyi bersama, dan bermain pada Teks 2.
    • Menggambarkan suasana malam yang dialami tokoh → tepat. Kedua teks tersebut menyebutkan suasana malam, seperti suasana yang tenang dan syahdu dalam perjalanan di kereta pada Teks 1; suasana yang akrab dan menyenangkan dalam kegiatan perkemahan pada Teks 2.
    • Menyebutkan rincian fasilitas yang digunakan tokoh sepanjang kegiatan → tidak tepat. Teks hanya menyinggung kegiatan dan suasana yang dialami tokoh.

    Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah menampilkan interaksi tokoh dengan orang lain selama kegiatan dan menggambarkan suasana malam yang dialami tokoh.

    8.

    Fenomena Work From Home

    (Sumber: freepik.com)

    Era Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah menjadi solusi populer sejak masa pandemi, membawa perubahan besar dalam cara bekerja. WFH memberi kenyamanan dengan tidak perlu menghadapi kemacetan, pakaian formal, atau jadwal kerja kaku. Fleksibilitas ini memberi lebih banyak waktu untuk keluarga, hobi, dan istirahat. Namun di sisi lain, banyak orang merasa terlindungi secara berlebihan dan menjadi terasing dari dunia luar.

    Pertemuan virtual lewat Zoom atau Microsoft Teams membantu menjaga komunikasi, tetapi tidak bisa menggantikan obrolan santai di pantry kantor atau makan siang bersama. Tiadanya interaksi langsung dapat melemahkan solidaritas tim, yang kemudian berdampak pada produktivitas dan kepuasan kerja. Selain itu, WFH juga mengurangi kesempatan bersosialisasi di luar pekerjaan, seperti dorongan untuk bertemu teman atau ikut kegiatan sosial menurun sehingga beberapa orang rentan terhadap penurunan kesehatan mental.

    WFH membuka peluang mempererat hubungan keluarga karena karyawan punya lebih banyak waktu di rumah. Waktu luang yang meningkat juga memungkinkan pertemuan santai di luar jam kerja yang kaku. Upaya yang dapat dilakukan adalah adopsi sistem kerja hybrid, yang memungkinkan karyawan tetap bekerja dari rumah sekaligus terkoneksi secara sosial melalui kehadiran di kantor. Individu pun diharapkan proaktif mencari peluang bersosialisasi, seperti bergabung komunitas virtual atau merencanakan pertemuan santai di akhir pekan.

    (Sumber: yoursay.suara.com, dengan penyesuaian)

    Faktor yang membuat sebagian orang merasa kesepian saat WFH dalam teks di atas adalah ….

    Pilihlah jawaban yang benar! Jawaban benar lebih dari satu.

    A

    semakin banyak pertemuan virtual menggunakan aplikasi daring

    B

    meningkatnya jumlah waktu istirahat dan kegiatan hobi di rumah

    C

    tiada obrolan santai dengan rekan kerja di luar atau di dalam kantor

    D

    hanya bertemu dengan rekan kerja dan teman ketika di akhir pekan

    Pembahasan:

    Teks membahas dampak WFH terhadap kehidupan sosial, mulai dari kenyamanan bekerja di rumah hingga rasa kesepian akibat kurangnya interaksi langsung. Untuk menjawab soal ini, kita perlu menemukan bagian teks yang menjelaskan penyebab sebagian orang merasa kesepian saat WFH, lalu mencocokkan dengan pernyataan yang diberikan.

    • semakin banyak pertemuan virtual menggunakan aplikasi daring → tepat.  Teks menyebut pertemuan virtual membantu komunikasi, tetapi tidak bisa menggantikan interaksi langsung, sehingga tetap dapat menimbulkan kesepian.
    • meningkatnya jumlah waktu istirahat dan kegiatan hobi di rumah → tidak tepat. Pada teks tersebut, hal ini justru memberi kenyamanan, bukan menjadi penyebab kesepian.
    • tiada obrolan santai dengan rekan kerja di luar atau di dalam kantor → tepat. Teks tersebut menekankan ketiadaan interaksi langsung di kantor membuat sebagian orang merasa terasing.
    • hanya bertemu dengan rekan kerja dan teman ketika di akhir pekan → tidak tepat. Teks tersebut tidak menyebut hal ini sebagai penyebab kesepian.

    Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah semakin banyak pertemuan virtual menggunakan aplikasi daring dan tiada obrolan santai dengan rekan kerja di luar atau di dalam kantor.

    Daftar dan dapatkan akses ke puluhan ribu soal lainnya!

    Buat Akun Gratis