Contoh Soal

Keanekaragaman Hayati – Biologi SMA

Sampel materi untuk guru yang ingin cari soal latihan. Temukan bank soal lengkap dan update dengan cara mendaftar gratis. Kirim soal-soal ini ke murid di kelas Bapak/Ibu Guru lewat Google Classroom, dalam bentuk kuis online, tautan kuis, file kuis, atau cetak langsung!

    1.

    Perhatikan senyawa di bawah ini!

    1. Nitrogen oksida
    2. Sulfur oksida
    3. Chlorofluorocarbon
    4. Oksigen

    Dari daftar di atas, yang termasuk polutan adalah ....

    A

    1 dan 2

    B

    3 dan 4

    C

    2 dan 3

    D

    1, 2, dan 3

    E

    1, 2, dan 4

    Pembahasan:

    Polutan atau disebut zat pencemar adalah produk buangan dari aktivitas manusia. Polutan dapat mencemari tanah, air, dan udara.

    • Nitrogen oksida dan sulfur oksida merupakan sisa kendaraan bermotor yang jika bereaksi dengan air akan menyebabkan hujan asam yang merusak ekosistem.
    • Chlorofluorocarbon (CFC) adalah zat yang terkandung dalam alat pendingin, penggunaannya yang berlebihan akan menyebabkan lapisan ozon berlubang, sehingga intensitas sinar ultraviolet yang masuk ke bumi meningkat. Hal ini akan mengakibatkan berkurangnya fitoplankton, sehingga keseimbangan rantai makanan terganggu.

    Jadi, yang termasuk polutan adalah 1, 2, dan 3.

    2.

    Berikut ini pemanfaatan keanekaragaman hayati sebagai aspek budaya, kecuali ....

    A

    limau digunakan untuk memandikan jenazah di Toraja

    B

    umat Nasrani menggunakan pohon cemara untuk perayaan natal

    C

    umat Islam berkurban menggunakan hewan, seperti domba atau kambing

    D

    tanaman binahong dibudidayakan sebagai tanaman obat

    E

    tebu dan kelapa gading digunakan untuk menghanyutkan abu jenazah ke laut

    Pembahasan:

    Pemanfaatan keanekaragaman hayati sebagai aspek budaya mencakup pemanfaatan makhluk hidup dalam unsur budaya, seperti ritual keagamaan, kepercayaan, upacara adat, serta pesta tradisional. Berikut ini beberapa pemanfaatan keanekaragaman hayati sebagai aspek budaya:

    • limau digunakan untuk memandikan jenazah di Toraja,
    • umat Nasrani menggunakan pohon cemara untuk perayaan natal,
    • umat Islam berkurban menggunakan hewan seperti domba atau kambing, dan
    • tebu dan kelapa gading digunakan untuk menghanyutkan abu jenazah ke laut.

    Jadi, jawaban yang tepat adalah tanaman binahong dibudidayakan sebagai tanaman obat.

    *Tanaman binahong dibudidayakan sebagai tanaman obat --> tidak termasuk pemanfaatan dalam aspek budaya, tetapi dalam aspek kesehatan.

    Ingin coba latihan soal dengan kuis online?

    Kejar Kuis
    3.

    Kelompok organisme yang dapat melakukan fertilisasi dan menghasilkan individu yang fertil adalah ....

    A

    ordo

    B

    kelas

    C

    famili

    D

    genus

    E

    spesies

    Pembahasan:

    Spesies merupakan tingkatan takson paling rendah. Anggota dari takson spesies memiliki paling banyak persamaan ciri morfologi, fisiologi, serta genetik. Bila dilakukan fertilisasi antar organisme dari spesies yang sama, maka akan menghasilkan individu yang fertil. Organisme dalam satu spesies memiliki ukuran alat reproduksi, tingkat kematangan sel kelamin, dan tingkah laku yang sama. Jumlah kromosom juga sama sehingga anakan yang dihasilkan memiliki kromosom yang seimbang dan bersifat fertil (subur).

    Jawaban yang tepat adalah spesies.

    4.

    Berikut ini pernyataan yang tepat tentang agroekosistem adalah ....

    A

    memiliki jenis spesies yang sangat beragam

    B

    terbentuk secara alami oleh alam

    C

    dipengaruhi oleh faktor alam, seperti ketinggian, kelembapan, cahaya matahari, suhu, dan kondisi tanah

    D

    memiliki keragaman genetik yang tinggi

    E

    memiliki keanekaragaman biotik rendah

    Pembahasan:

    Agroekosistem atau ekosistem buatan merupakan suatu ekosistem yang dibuat oleh manusia dengan sengaja untuk memenuhi kebutuhan atau keperluan hidupnya. Contoh agroekosistem adalah sawah, waduk, perkebunan, dan kolam. Agroekosistem buatan memiliki keanekaragaman biotik rendah daripada ekosistem alamiah. Hal ini karena pada umumnya komponen agroekosistem ditentukan oleh pembuatnya, misalnya komponen biotik pada ekosistem sawah, yaitu padi dan jagung, sedangkan pada ekosistem kolam, yaitu jenis ikan gurame.

    Sedangkan ekosistem alamiah adalah ekosistem yang terbentuk secara alami tanpa campur tangan manusia, sehingga masih memiliki jenis spesies yang sangat beragam karena memiliki keragaman genetik tinggi. Proses terbentuknya juga dipengaruhi oleh berbagai faktor alam, seperti ketinggian, kelembapan, cahaya matahari, suhu, dan kondisi tanah.

    Jadi pernyataan yang tepat tentang agroekosistem adalah memiliki keanekaragaman biotik rendah.

    Ingin cari soal-soal HOTS?

    Soal HOTS
    5.

    Berikut penulisan nama spesies yang benar menurut tata nama binomial adalah ....

    A

    Oryza sativa

    B

    Zea Mays

    C

    Syzygium aromaticum

    D

    magifera indica

    E

    coffea arabica

    Pembahasan:

    Binomial nomenklatur adalah pemberian nama makhluk hidup dengan dua kata, kata pertama merupakan genus dan kata kedua adalah spesies.

    Adapun ketentuan penulisan nama spesies yang benar sebagai berikut.

    1. Huruf pertama dari kata yang menunjukkan marga (genus) ditulis dengan huruf kapital, sisanya huruf kecil
    2. Jika nama ditulis tangan, maka harus digaris bawah pada kedua nama tersebut. Jika dicetak maka memakai huruf miring (tanpa garis bawah)
    3. Jika nama penunjuk jenis pada tumbuhan lebih dari dua kata, kedua kata tersebut harus dirangkai dengan tanda penghubung

    Jadi, penulisan nama spesies yang benar adalah Syzygium aromaticum (jambu air).

    6.

    Berikut merupakan komponen biotik ekosistem pantai pasir, kecuali ....

    A

    kepiting

    B

    burung

    C

    perdu

    D

    terna

    E

    pinus

    Pembahasan:

    sumber: materikimia.com

    Ekosistem pantai pasir terdiri dari hamparan pasir yang terkena deburan ombak air laut. Ekosistem pantai memiliki komponen biotik dan abiotik. Komponen biotik diantaranya formasi pes-caprae yang terdiri dari tanaman berbatang lunak dan berbiji (terna), misalnya Vigna marina dan formasi barringtonia yang terdiri dari perdu dan pohon, misalnya Erythrina. Selain itu ada hewan seperti kepiting dan burung. Komponen abiotik diantaranya pasir, suhu, udara, kelembapan, dan cahaya matahari.

    Jadi, yang bukan komponen biotik ekosistem pantai adalah pinus karena pinus berada di ekosistem hutan hujan tropis.

    Ingin cari soal-soal AKM?

    Hubungi Kami
    7.

    Perhatikan makhluk hidup berikut!

    1. Ayam hutan
    2. Merak
    3. Burung puyuh
    4. Bebek
    5. Burung cenderawasih

    Dari daftar di atas, yang masuk ke dalam famili yang sama adalah ....

    A

    1 dan 3

    B

    2 dan 4

    C

    3 dan 5

    D

    1, 2, dan 3

    E

    2, 3, dan 5

    Pembahasan:

    Tingkat taksonomi dibagi menjadi 7 tingkatan, yaitu kingdom, filum, kelas, ordo, famili, genus, dan spesies. Semakin ke bawah, maka ciri-ciri makhluk hidup akan semakin sama.

    Dari daftar di atas, yang masuk ke dalam famili yang sama adalah (1) ayam hutan, (2) merak, dan (3) burung puyuh. Famili makhluk hidup ini adalah Phasianidae yang berisi suku unggas tanah.


    *(4) Bebek berada di famili Anatidae yang berisi bebek dan burung air serupa bebek, seperti angsa atau itik.

    *(5) Burung cenderawasih berada di famili Paradisaeidae yang berisi suku burung dewata.

    8.

    Perhatikan gambar berikut!

    Sumber: seputarilmu.com

    Ketiga spesies di atas termasuk dalam kelompok yang sama, yaitu pada tingkatan takson ....

    A

    kingdom

    B

    divisi

    C

    kelas

    D

    ordo

    E

    genus

    Pembahasan:

    Lumut hati, lumut tanduk, dan lumut daun termasuk dalam satu divisi yang sama, yaitu divisi Bryophyta.

    Divisi merupakan tingkat takson antara kingdom dan kelas. Divisi Bryophyta merupakan kelompok lumut.

    Berikut ini ciri-ciri divisi lumut.

    • Merupakan tumbuhan peralihan antara tumbuhan yang bertalus (talofita) dengan tumbuhan berkormus (kormofita).
    • Tinggi rata-rata kurang lebih 1-2 cm, yang paling tinggi mencapai 20 cm.
    • Umumnya tumbuhan lumut berwarna hijau kaerna sel-selnya memiliki kloroplas (plastida).
    • Mengalami pergiliran keturunan generasi sporofit dan generasi gametofit. Generasi sporofit ialah generasi penghasil spora, sedangkan generasi gametofit ialah generasi penghasil gamet.
    • Mengandung sel-sel yang berkloroplas (klorofil untuk fotosintesis) dan tidak memiliki jaringan pengangkut.
    • Bersifat autotrof karena tumbuhan lumut sudah memiliki klorofil.
    • Belum memiliki jaringan pengangkut xylem dan floem.
    • Memiliki lapisan pelindung, kutikula dan gametangium.
    • Hidup di rawa dan di tempat yang lembap.

    Jawaban yang tepat adalah divisi.

    Ingin tanya tutor?

    Tanya Tutor
    9.

    Perbedaan warna kulit manusia merupakan keanekaragaman pada tingkat ....

    A

    gen

    B

    spesies

    C

    ekosistem

    D

    lingkungan

    E

    family

    Pembahasan:

    Keanekaragaman hayati dibentuk dari keberagaman makhluk hidup dan ekosistemnya. Keanekaragaman hayati terjadi pada berbagai tingkat. Keanekaragaman hayati tingkat gen menyebabkan variasi antarindividu sejenis. Hal ini dikarenakan meskipun satu spesies, terkadang ditemukan perbedaan ciri yang jelas.

    Faktor penyebab perbedaan ini adalah faktor bawaan dan lingkungan. Faktor bawaan merupakan gabungan dari sifat dua induk ke anaknya, sehingga sifat anak akan berbeda dengan induknya. Misalnya pada perbedaan warna kulit, bisa dihasilkan dari orang tua yang mempunyai kulit yang berbeda (ayah berkulit sawo matang dan ibu berkulit putih susu) mempunyai anak berkulit kuning langsat.

    Jadi, perbedaan warna kulit manusia merupakan keanekaragaman gen.


    *Keanekaragaman hayati tingkat spesies adalah perbedaan yang dapat ditemukan pada kelompok berbagai spesies di suatu tempat.

    *Keanekaragaman hayati tingkat ekosistem terjadi karena kelompok spesies yang menyesuaikan diri dengan lingkungannya.

    10.

    Daerah pada ekosistem air laut yang memungkinkan terjadinya fotosintesis adalah ....

    A

    zona fotik

    B

    zona twilight

    C

    zona afotik

    D

    zona twilight dan afotik

    E

    zona fotik dan zona afotik

    Pembahasan:

    Berdasarkan intensitas cahaya matahari, ekosistem air laut terbagi menjadi tiga zona (daerah) sebagai berikut.

    1. Zona fotik, daerah yang dapat ditembus cahaya matahari karena kedalamannya kurang dari 200 meter, sehingga memungkinkan organisme untuk melakukan fotosintesis.
    2. Zona twilight, daerah dengan kedalaman air 200 - 2.000 meter. Cahaya matahari yang tembus hanya remang-remang sehingga tidak efektif untuk fotosintesis.
    3. Zona afotik, daerah yang memiliki kedalaman lebih dari 2.000 meter, sehingga tidak dapat ditembus cahaya matahari dan tidak memungkinkan untuk fotosintesis.

    Dengan demikian jawaban yang paling tepat adalah zona fotik.

    Daftar dan dapatkan akses ke puluhan ribu soal lainnya!

    Buat Akun Gratis